Selasa, 4 Agustus 2026

Olympique de Marseille Siapkan Perombakan Skuad, Tiga Gelandang Bintang Segera Hengkang

Olympique de Marseille dihadapkan pada situasi pelik terkait beban finansial klub yang mengharuskan mereka melepas sejumlah pemain kunci di lini tengah. Manajemen klub kini tengah mengupayakan penjualan tiga gelandang utama guna mematuhi aturan ketat dari UEFA dan DNCG.

Manajemen Olympique de Marseille harus segera mengambil langkah tegas untuk merampingkan skuad utama pada bursa transfer musim panas ini. Beban gaji pemain yang cukup tinggi di lini tengah memaksa klub berjuluk Les Phocéens tersebut melepas beberapa nama penting demi menyehatkan neraca keuangan.

Direktur olahraga klub saat ini tengah memutar otak untuk menyeimbangkan anggaran sekaligus mematuhi regulasi financial fair play dari UEFA dan DNCG. Penjualan sejumlah pemain dinilai menjadi solusi paling realistis agar klub terhindar dari sanksi administratif dan finansial.

"Langkah ini harus segera diambil untuk mencegah krisis," ujar pengamat sepak bola Prancis menanggapi kebijakan transfer klub tersebut.

Tiga nama gelandang dilaporkan berada di ambang pintu keluar Stadion Vélodrome dalam waktu dekat. Geoffrey Kondogbia yang kerap digejar cedera dan memiliki gaji fantastis masuk dalam daftar jual, disusul oleh Pierre-Emile Hojbjerg yang dikaitkan dengan kepindahan ke AC Milan serta Quinten Timber yang dibanderol dengan nilai tinggi.

Hingga awal Agustus 2026, sisa opsi gelandang yang dimiliki klub hanya menyisakan Angel Gomes, Himad Abdelli, dan Tochukwu Nnadi, memaksa manajemen mendatangkan pemain baru sebelum kompetisi Ligue 1 dan Liga Europa bergulir.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro Ligue 1 yang menyajikan berita sepak bola Prancis terkini dan terpercaya.
Redaksi Rafael Ribeiro Ligue 1 adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya seputar sepak bola Prancis, Ligue 1, dan klub-klub ternama. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.